Menceritakan “AIB” orang lain tanpa ada hajat sama sekali, inilah yang disebut dengan ghibah. Karena ghibah artinya membicarakan “aib” orang lain sedangkan ia tidak ada di saat pembicaraan. “AIB” yang dibicarakan tersebut, ia tidak suka diketahui oleh orang lain. Membicarakan aib orang lain atau ghibah telah Allah S.W.T haramkan secara jelas dan tegas di dalam kitab-Nya dan melalui lisan rasul-Nya. Allah S.W.T berfirman artinya : “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (Q.S. Al-Hujurat : 12)
![]() |
| Apakah Anda termasuk golongan ini ??? |
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين





























