Tuesday, November 24, 2015

Sistem Politik Islam

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

SISTEM POLITIK ISLAM
Di setiap negara memiliki sistem politik yang berbeda-beda. Namun , Islam memiliki aturan politik yang bisa membuat negara itu adil. Dalam Al-Qur’an memang aturan politik tidak disebutkan , tetapi sistem politik pada jaman Rasullullah S.A.W sangatlah baik. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mendorong masyarakatnya menjalankan syari'at Islam


Pasti Anda mulai KEPO lagi :P
Langsung saja cekidot .....


Pengertian Sistem Politik Islam

Kata sistem berasal dari bahasa asing (Inggris) , yaitu system artinya perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan , sehingga membentuk suatu totalitas / susunan yang teratur dengan pandangan , teori dan asas. Sedangkan kata politik pada mulanya berasal dari bahasa Yunani / Latin , politicos / politicus yang berarti relating to citizen

Keduanya berasal dari kata polis yang berati kota. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia , kata politik diartikan sebagai “Segala urusan dan tindakan (kebijakan , siasat dsb) mengenai pemerintahan.” Kata Islam adalah agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad S.A.W , berpedoman pada kitab suci Al-Qur’an yang diturunkan ke dunia melalui wahyu Allah S.W.T. Sedangkan secara harfiyah , Politik Islam disebut juga Fiqh Siyasah yang dapat diartikan sebagai mengurus,mengendali / memimpin sebagaimana sabda Rasullullah S.A.W :

" Adapun Bani Israel dipimpin oleh Nabi mereka "
                                    
Fiqh Siyasah dalam konteks terjemahan diartikan sebagai materi yang membahas mengenai ketatanegaraan dalam Islam (Sistem Politik). Dengan demikian , Sistem Politik Islam adalah sebuah aturan tentang pemerintahan yang  berdasarkan nilai-nilai Islam. Islam memang memberikan landasan kehidupan umat manusia secara lengkap , termasuk di dalamnya kehidupan politik. Tetapi Islam tidak menentukan secara konkrit bentuk kekuasaan politik seperti apa yang diajarkan dalam Islam. Itulah sebabnya , kemudian terjadi perbedaan pendapat di kalangan umat Islam dalam merumuskan Sistem Politik Islam

Kehidupan Rasulullah Muhammad S.A.W menunjukkan , bahwa beliau memegang kekuasaan politik di samping kekuasaan agama. Ketika beliau dengan para sahabat hijrah ke Madinah , kegiatan dan aktivitas yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan sistem kehidupan yang stabil dan harmonis serta kondusif adalah mempersatukan seluruh penduduk Madinah dalam satu sistem sosial politik dibawah kekuasaan beliau , yang dikenal dengan Perjanjian Madinah. Rasulullah S.A.W tidak memaksa kaum Yahudi ,  Nasrani dan pemeluk agama lainnya untuk memeluk agama Islam , akan tetapi beliau menginginkan semua penduduk setelah Rasulullah S.A.W memiliki kekuasaan secara politik di Madinah , beliau juga menjalin kesepakatan dengan penguasa Mekkah agar tidak terjadi perselisihan diantara kedua kekuasaan tersebut. Sekalipun dalam perkembangan selanjutnya penguasa Mekkah mengingkari perjanjian yang telah mereka tanda tangani , sehingga memicu peperangan yang cukup hebat dan dahsyat , seperti perang Badar , perang Uhud , dll


Prinsip Utama Sistem Politik Islam


1. MUSYAWARAH

Asas musyawarah yang paling utama adalah berkenaan dengan pemilihan ketua negara dan oarang-oarang yang akan menjawab tugas-tugas utama dalam pentatbiran ummat. Asas musyawarah yang kedua adalah berkenaan dengan penentuan jalan dan cara pelaksanaan undang-undang yang telah dimaktubkan di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Asas musyawarah yang seterusnya ialah berkenaan dengan jalan-jalan bagi menentukan perkara-perkara baru yang timbul dikalangan ummat melalui proses ijtihad

2. KEADILAN

Prinsip ini adalah berkaitan dengan keadilan sosial yang dijamin oleh sistem sosial dan sistem Ekonomi Islam. Dalam pelaksanaannya yang luas , prinsip keadilan yang terkandung dalam sistem politik Islam meliputi dan merangkumi segala jenis perhubungan yang berlaku dalam kehidupan manusia , termasuk keadilan di antara rakyat dan pemerintah , di antara 2 pihak yang bersengketa di hadapan pihak pengadilan , di antara pasangan suami istri dan di antara ibu bapa dan anak-anaknya

3.  KEBEBASAN

Kebebasan yang diipelihara oleh Sistem Politik Islam ialah kebebasan yang berteruskan kepada makruf dan kebajikan. Menegakkan prinsip kebebasan yang sebenar adalah tujuan terpenting bagi sistem politik dan pemerintahan Islam serta menjadi asas-asas utama bagi undang-undang perlembagaan negara Islam

4. PERSAMAAN

Persamaan di sini terdiri daripada persamaan dalam mendapatkan dan menuntut hak , persamaan dalam memikul tanggung jawab menurut peringkat-peringkat yang ditetapkan oleh undang-undang perlembagaan dan persamaan berada di bawah kuat kuasa undang-undang


Created by : DEFARIANI WAHYU RIANZAH #07

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

No comments:

Post a Comment